Rabu, 19 Maret 2014
usah kau sinari
siapa tau bisikan kalbumu.....
menari kau d atas deritaku
tertawa kau di atas tangis ku
kesalahan ku....
mengenalmu, menyayangimu,
bahkan mencintaimu.
hai angin...
berilah nyanyian rindu dalam
gelap malam pekatku.
rembulan...
usah kau sinari lagi rasa gelisaku ini,
aku enggan bermandikan cahayamu di malam ini.
dulu ada harapan menanti,
dulu pernah ada segenap cinta ,
kini kau tla buat angin kecewa , kini hadirmu pahit kurasa madu,
di bibir kau tanam tebu, di hati kau tanam empedu.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar